OPERASI KATARAK
APACRS Prinsip-prinsip Petunjuk Teknis Operasi Katarak 17 di kalangan dokter spesialis mata dan pasien. Terlepas dari beberapa studi menunjukkan bahwa komplikasi dan rehabilitasi visual serupa dengan MSICS. 10,52 Level Ia 4.11 Operasi katarak dengan femtosecond laser-assisted Femtosecond laser-assisted cataract surgery (FLACS) telah disetujui untuk pembuatan insisi kornea, koreksi astigmatisma kornea, kapsulotomi anterior, dan fragmentasi nukleus. Teknik ini pun tengah digunakan untuk kasus katarak konvensional serta kasus-kasus yang disertai penyulit seperti katarak polar posterior, subluksasi lensa, dan katarak anak. 53-55 Banyak literatur yang membandingkan kelebihan dan kekurangan teknik ini dengan fakoemulsifikasi konvensional. 56-78 Hasil yang didapatkan tidak menunjukkan adanya perbedaan dalam hal tajam penglihatan, hasil refraktif maupun komplikasi intraoperatif pada FLACS dibandingkan dengan fakoemulsifikasi konvensional.57,79-81 Bahkan studi kasus-kontrol terkini menunjukkan tingkat komplikasi dini pascaoperasi yang lebih tinggi pada FLACS dibandingkan dengan fakoemulsifikasi konvensional. 79 Level IIa Sesuai denganbukti-bukti yang ada saat ini, FLACSmaupun fakoemulsifikasi konvensional memberikan hasil visual dan refraktif yang sangat baik dengan tingkat komplikasi intra- dan pascaoperasi yang rendah; FLACS tidak memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan fakoemulsifikasi konvensional. Level IIa Saat ini, biaya FLACS lebih tinggi dibandingkan fakoemulsifikasi konvensional, terutama di negara berkembang dan negara yang menanggung biaya perawatan kesehatan sepenuhnya dengan sistem jaminan kesehatan masyarakat. 82,83 Level IIb 4.12 Hasil operasi katarak Berdasarkan studi terkini, setidaknya 90% pasien yang menjalani operasi katarak memperoleh ketajaman penglihatan pascaoperasi sebesar 6/12 atau lebih baik ketika tidak ada kelainan okular lain yang terjadi bersamaan. 12,84,85 Level III PENGKAJIAN PRAOPERATIF DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN
Made with FlippingBook
RkJQdWJsaXNoZXIy Njk2NTg0