OPERASI KATARAK

22 APACRS Prinsip-prinsip Petunjuk Teknis Operasi Katarak B Ultrasonografi A-scan dapat dilakukan dengan menggunakan teknik kontak atau imersi. Teknik kontak sangat bergantung pada keterampilan dan pengalaman operator. 119,125,126 A-scan kontak juga dapat menyebabkan panjang aksial tampak lebih pendek akibat kompresi kornea yang bervariasi. Pada ultrasonografi A-scan, teknik imersi lebih akurat untuk menentukan panjang aksial dibandingkan dengan teknik kontak. 127 Grade B, Level III GPP Perhatian khusus diberikan dan pemeriksaan ulang harus dilakukan ketika panjang aksial yang diukur <20 mm atau >30 mm, atau dalam situasi rongga vitreus terisi minyak silikon atau dalam perhitungan IOL pasca bedah refraktif. GPP Untuk perhitungan ukuran IOL, harus digunakan formula teoritis perhitungan IOL yang lebih baru seperti SRK-T, Holladay 1, dan Hoffer Q. 128- 133 Formula yang lebih baru seperti Haigis-L, Olsen, Holladay 2, formula universal Barrett, dan formula Hill RBF membutuhkan data tambahan seperti kedalaman bilik mata depan, ketebalan lensa, dan diameter kornea white-to-white untuk memprediksi posisi lensa efektif yang lebih baik. 134-136 Formula Barrett dan Hill RBF tersedia online di www.apacrs. org dan www.ascrs.org . Melalui formula terbaru, perhitungan IOL pada situasi khusus seperti pasca bedah refraktif atau pada panjang aksial yang ekstrim menjadi lebih akurat dan dapat diprediksi. 4.15 Pilihan anestesia Pilihan anestesia meliputi anestesia umum, topikal, dan regional. Pemilihan jenis anestesia biasanya bergantung pada ahli bedah mata dan kondisi pasien, namun anestesia regional atau topikal tetap lebih dipilih karena risiko yang melekat pada anestesia umum. Namun demikian, pengendalian atas kondisi sistemik, khususnya hipertensi, diabetes, dan ganggguan pernafasan harus dilakukan sebelum operasi. Kebanyakan ahli bedah mata tidak menghentikan penggunaan obat antiplatelet. Tetapi pada kasus-kasus tertentu, obat antikoagulan dapat dihentikan setelah berkonsultasi dengan dokter ahli lainnya. Tinjauan Cochrane yang membandingkan uji klinis acak antara anestesia peribulbar dan retrobulbar tidak menemukan perbedaan efikasi pada PENGKAJIAN PRAOPERATIF DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN

RkJQdWJsaXNoZXIy Njk2NTg0