OPERASI KATARAK
APACRS Prinsip-prinsip Petunjuk Teknis Operasi Katarak 21 Monovision dan mini-monovision menggunakan IOL monofokal berhasil mengurangi ketergantungan pada kacamata untuk melihat jauh dan dekat. Pada monovision, satu mata ditargetkan emetropia dan lainnya ditargetkan miopia dalam berbagai tingkat (biasanya –1.0 sampai –2.5 D). Melalui prosedur ini, dilaporkan bahwa penglihatan jarak jauh sama baiknya dengan IOL monofokal tradisional tetapi penglihatan jarak menengahdidapatkan lebihbaik.Meskipundemikian, ketidaktergantungan terhadap kacamata lebih tinggi pada IOL multifokal dibandingkan dengan pseudophakic monovision. 118 4.14 Biometri dan perhitungan kekuatan (Power) IOL B Keratometri dan biometri yang akurat, bersama dengan penggunaan perhitungan ukuran IOL yang tepat sangatlah penting untuk mencapai hasil refraksi yang ditargetkan. Grade B, Level III Baik ultrasonografi A-scan dan biometri optik, keduanya adalah metode yang valid untuk mengukur panjang aksial dan parameter biometri mata lainnya. Biometri optikal adalah metode untuk mengukur panjang aksial serta parameter biometri mata lain seperti keratrometri, kedalaman bilik mata depan, ketebalan lensa, diameter horizontal kornea, dan ketebalan sentral kornea yang bersifat non-kontak, memiliki resolusi tinggi, dan mudah digunakan. Inferometri dengan koherensi parsial dan teknologi OCT swept-source memungkinkan pengukuran yang presisi dari panjang aksial refraktif mata, sebagai lawan dari panjang aksial anatomis yang diukur melalui ultrasonografi A-scan. B Biometri optikal lebih unggul daripada A-scan kontak119-121 dan setidaknya, sama baiknya dengan A-scan imersi dalam mengukur panjang aksial bola mata. Beberapa studi telah menunjukkan bahwa dibandingkan dengan ultrasonografi A-scan, biometri optikal memberikan refraksi aktual pascaoperasi yang lebih mendekati target. 122-124 Grade B, Level IIa . Oleh karena itu, sedapat mungkin teknologi ini menjadi pilihan untuk biometri. Namun demikian, ketersediaan teknologi ini tidak merata, utamanya di negara-negara berkembang. Selain itu, dalam kondisi katarak lanjut dan ketika pasien tidak dapat melakukan fiksasi, biometri optikal menjadi tidak memungkinkan. PENGKAJIAN PRAOPERATIF DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN
Made with FlippingBook
RkJQdWJsaXNoZXIy Njk2NTg0