OPERASI KATARAK
28 APACRS Prinsip-prinsip Petunjuk Teknis Operasi Katarak 4.17.4 Toxic Anterior Segment Syndrome (TASS) Toxic Anterior Segment Syndrome (TASS) adalah reaksi inflamasi steril pascaoperasi. Kesulitan diagnostik terbesar adalah membedakan TASS dengan infeksi endoftalmitis. TASS biasanya bermanifestasi dalam waktu 12 sampai 48 jam setelah operasi. Temuan klinis pada TASS yaitu: edema kornea difus dari limbus ke limbus, kemunculan sel dan flare berat pada bilik anterior, reaksi fibrin, dan hipopion.181 Nyeri berat biasanya bukan merupakan gejala yang menonjol dan segmen posterior biasanya tidak terlibat seperti tampak pada pemeriksaan fundus atau evaluasi ultrasonografi B-scan. TASS umumnya berespon terhadap obat-obatan antiinflamasi, namun bila ada kecurigaan terhadap adanya infeksi lainnya, perlu dilakukan kultur dari bilik anterior dan badan vitreus serta dimulainya pengobatan dengan antibiotik. 186 Faktor yang berkaitan dengan TASS biasanya berhubungan dengan pembersihan dan sterilisasi instrumen oftalmik yang tidak tepat: pembilasan handpiece fakoemulsifikasi dan irigasi/aspirasi yang tidak memadai serta penggunaan bahan pembersihan yang tidak sesuai, misalnya pembersih enzimatik, deterjen dan pembersih ultrasonografi digunakan untuk membersihkan dan mensterilisasi instrumen. 175 Sarung tangan yang dibubuhi bubuk juga dianggap menyebabkan TASS, oleh karena itu, Badan Administrasi Makanan dan Obat Amerika Serikat (the U.S. Food and Drug Administration/FDA) telah melarang penggunaan sarung tangan jenis ini dalam operasi mata. PENGKAJIAN PRAOPERATIF DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN
Made with FlippingBook
RkJQdWJsaXNoZXIy Njk2NTg0