OPERASI KATARAK

APACRS Prinsip-prinsip Petunjuk Teknis Operasi Katarak 25 GPP Setelah PCR dengan atau tanpa vitrektomi anterior, pasien harus ditindaklanjuti dengan lebih ketat, khususnya untuk melihat ada tidaknya glaukoma dan ablasio retina. Pasien harus diberitahu tanda-tanda peringatan akan terjadinya ablasio retina, terutama kilatan, floaters, dan pandangan yang tiba-tiba kabur. Untuk hal ini, penting bahwa pasien ditindaklanjuti secara ketat dalam periode segera setelah operasi dan kemudian sekitar 4 sampai 6 minggu kemudian. 4.17.2 Cystoid Macula Edema (CME) Melalui operasi katarak modern dengan insisi yang kecil, insiden CME yang signifikan secara klinis dapat ditekan hingga 1 sampai 3%. 148,159,160 Seringkali, CME berespon baik terhadap obat-obatan antiinflamasi topikal; namun, pada kasus-kasus yang menetap (recalcitrant) dapat berhubungan dengan penurunan ketajaman penglihatan sentral yang bersifat permanen. Faktor risiko untuk terjadinya CME meliputi adanya riwayat uveitis, ruptur kapsul posterior dengan hilangnya badan vitreus, retinopati diabetik, adanya riwayat operasi vitreoretina, dan riwayat pseudophakic CME pada mata sebelahnya. Saat ini belum ada protokol yang ditetapkan untuk mencegah CME pascaoperasi. Penggunaan Obat Anti Inflamasi Non Steroid (NSAID) perioperatif sebagai profilaksis CME pada kasus-kasus rutin belum terbukti, walaupun ini mungkin bermanfaat pada mata yang berisiko tinggi. Level IV 4.17.3 Endoftalmitis dan pencegahannya – tren terkini Nyeri okular, kemerahan, penglihatan kabur, dan edema kelopakmata adakah gejala kardinal dari endoftalmitis. Setiap pasien harus diperingatkan tentang gejala-gejala ini dan diinstruksikan untuk menghubungi fasilitas kesehatan bila mengalami salah satunya. Tanda-tandanya meliputi edema kornea, hipopion, kongesti siliaris yang berat, dan adanya eksudat vitreus. Kondisi ini harus dapat dibedakan dengan sindrom segmen anterior toksik (toxic anterior segment syndrome/TASS) karena pengobatannya akan berbeda. A Bila didapat atau dicurigai endoftalmitis, pengambilan sampel (tap) dari bilik mata depan dan/atau badan vitreus untuk pemeriksaan PENGKAJIAN PRAOPERATIF DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN

RkJQdWJsaXNoZXIy Njk2NTg0